Cegah Bansos Salah Sasaran, Bupati Markus Perkuat Peran PSM dan TKSK

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mendorong pekerja sosial dan tenaga kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan untuk semakin aktif

foto oleh: Dian

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mendorong pekerja sosial dan tenaga kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan untuk semakin aktif memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan bantuan sosial secara tepat sasaran.

Bupati Bangka Barat, Markus, menilai peran Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) semakin penting di tengah upaya pemerintah memperbaiki kualitas data sosial ekonomi masyarakat. Keberadaan kedua unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan persoalan sosial hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Hal ini disampaikan Markus saat rapat koordinasi potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang berlangsung di Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Senin (10/8/2026). 

“Semangat pengabdian yang saudara-saudara tunjukkan merupakan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya. 

Markus mengatakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, serta seluruh potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang ada di tengah masyarakat.

“Keberadaan PSM dan TKSK memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pendamping sosial, penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), penanganan bencana, hingga mendukung pemutakhiran data sosial," ujarnya. 

Ia mengatakan pemerintah saat ini terus melakukan upaya peningkatan kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat.

“Saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial," ucapnya. 

Markus menekankan akurasi data menjadi faktor penting agar bantuan pemerintah tidak salah sasaran. Karena itu, PSM dan TKSK diminta mengambil peran aktif dalam melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan.

“Akurasi data menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Oleh karena itu, saya berharap PSM dan TKSK dapat terus berperan aktif dalam proses verifikasi, validasi, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab," tuturnya. 

Selain itu, para camat diminta memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial, serta pemerintah desa dan kelurahan. Langkah tersebut diperlukan agar persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara terpadu.

“Saya juga mengajak para camat untuk terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial dan pemerintah desa/kelurahan agar setiap permasalahan sosial dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," katanya. 

Markus berharap rapat koordinasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bangka Barat tidak berhenti pada penyampaian informasi. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membahas persoalan yang ditemukan di lapangan, bertukar pengalaman, serta mencari solusi bersama.

(Penulis: Rizki R)

#Layanan
SHARE :
LINK TERKAIT