Siap Bersaing di Dunia Kerja, 64 Warga Bangka Barat ikuti Pelatihan Vokasi

Materi pelatihan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga diharapkan memberikan pengetahuan dan wawasan yang dapat menunjang kesiapan peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja.

BLK

BANGKA BARAT – Sebanyak 64 warga Kabupaten Bangka Barat mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan melalui program Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026. Pelatihan ini diarahkan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis yang dapat digunakan sebagai modal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

Program tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung.

"Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka Barat dan mengikuti pelatihan sesuai bidang keterampilan yang dipilih," ujar Pj. Sekda, Abimanyu, Senin (5/10/2026). 

Dalam pelaksanaan TMT Bangka Barat 2026, terdapat empat program teknis yang diberikan kepada peserta. Keempatnya yakni perawatan AC split, instalasi listrik penerangan sederhana, mekanik service ringan sepeda motor, serta pengelasan fabrikasi.

"Pelatihan dirancang dengan durasi yang berbeda berdasarkan jenis keahlian. Program perawatan AC split, instalasi listrik penerangan sederhana, dan pengelasan fabrikasi berlangsung selama 16 hari," ujarnya. 

Sementara itu, peserta yang mengikuti program mekanik service ringan sepeda motor menjalani pelatihan selama 12 hari.

Materi pelatihan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga diharapkan memberikan pengetahuan dan wawasan yang dapat menunjang kesiapan peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang lebih baik sehingga mampu memperoleh pekerjaan yang layak setelah menyelesaikan program. Selain itu, keterampilan yang diperoleh juga dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

"Pelaksanaan TMT Kabupaten Bangka Barat Tahun 2026 menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat. Dengan bertambahnya keterampilan dan kompetensi, peserta diharapkan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia dan secara bertahap ikut menekan angka pengangguran di daerah," katanya.

Kabid Tenaga Kerja menambahkan, peningkatan keterampilan menjadi penting agar masyarakat memiliki pilihan yang lebih luas dalam mendapatkan penghasilan. Peserta tidak hanya diarahkan menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong memiliki kemampuan untuk menjadi pelaku usaha.

“Jadi tujuan akhirnya bukan hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi bagaimana peserta setelah mengikuti pelatihan mempunyai keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan TMT 2026, Disnaker Bangka Barat berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberikan dampak nyata terhadap kehidupan mereka. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal agar semakin kompetitif dan produktif dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja.


#Layanan
SHARE :
LINK TERKAIT